Acara Rutin Apel dan Rakor Hari Senin Pamong Kalurahan Purwodadi

Enik Yuliawati 05 Oktober 2026 09:38:39 WIB

Purwodadi, 05 Oktober 2026 — Pemerintah Kalurahan Purwodadi melaksanakan rapat rutin pamong kalurahan, Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari koordinasi dan evaluasi terhadap berbagai kegiatan serta pelayanan pemerintahan di Kalurahan Purwodadi.

Dalam rapat tersebut dibahas beberapa agenda penting, salah satunya terkait pelaporan pembayaran PMI dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemerintah Kalurahan melakukan evaluasi terhadap realisasi pembayaran PBB dan mencatat masih terdapat satu padukuhan yang belum menyelesaikan pembayaran. Hal tersebut menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Selain itu, rapat juga membahas mengenai agen Perlinsos. Pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan dan koordinasi terkait program perlindungan sosial dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Agenda berikutnya membahas rencana pelaksanaan gotong royong (gotro) di Padukuhan Sureng. Kegiatan tersebut direncanakan dilaksanakan dengan sistem swadaya masyarakat, sebagai bentuk penguatan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam mendukung pembangunan serta kegiatan lingkungan di wilayah padukuhan.

Melalui rapat rutin ini, Pemerintah Kalurahan Purwodadi berharap koordinasi antar-pamong semakin baik sehingga setiap permasalahan dan kegiatan di wilayah kalurahan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional Tahun 2026, Kalurahan Purwodadi turut mendukung imbauan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meningkatkan penggunaan pakaian batik di lingkungan pemerintahan.

Dukungan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor 69 Tahun 2026 tentang Penggunaan Pakaian Batik dalam Rangka Hari Batik Nasional. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMD, serta Lurah se-Kabupaten Gunungkidul.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan bahwa Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional. Batik Indonesia juga telah diakui dan dikukuhkan sebagai bagian dari Representatif Budaya Takbenda Warisan Kemanusiaan UNESCO.

Penggunaan pakaian batik tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan citra dan martabat bangsa di forum internasional, menumbuhkan kebanggaan serta kecintaan terhadap kebudayaan Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengembangan batik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kalurahan Purwodadi mengajak seluruh pamong kalurahan untuk menggunakan pakaian batik dalam melaksanakan tugas kedinasan. Ketentuan penggunaan pakaian batik sebagaimana tercantum dalam surat edaran berlaku mulai 1 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2026.

beberapa kegiatan fisik kalurahan Purwodadi saat ini:

Gotong Royong Sureng 1

Kegiatan gotong royong di Padukuhan Sureng 1 dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kebersamaan warga dalam menjaga serta meningkatkan kondisi lingkungan. Pelaksanaan secara gotong royong juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di wilayahnya.

PKTD Lapangan Dakbong

Selanjutnya, kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di Lapangan Dakbong dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat sebagai tenaga kerja. Selain mendukung perbaikan dan penataan fasilitas lapangan, kegiatan PKTD diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat melalui kesempatan kerja dan penghasilan bagi warga yang terlibat.

Pembangunan Cor Rabat Beton Ngandong Ijo

Kegiatan fisik lainnya yaitu pembangunan cor rabat beton di wilayah Ngandong Ijo. Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Infrastruktur jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
GENDING DUMADHINING PURWODADI
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial