Rasulan Kalurahan Purwodadi
Enik Yuliawati 05 Juni 2026 09:32:28 WIB
Rasulan adalah tradisi adat Jawa, khususnya di Gunungkidul, Yogyakarta, yang digelar setelah panen sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus doa untuk keselamatan desa. Acara ini biasanya berupa kenduri, arakan gunungan hasil bumi, kerja bakti, dan pertunjukan seni tradisional. Rasulan dianggap sebagai “hari raya ketiga” oleh masyarakat setempat setelah Idul Fitri dan Idul Adha.
Tradisi Rasulan diselenggarakan setahun sekali dengan rangkaian acara bisa berhari-hari lamanya tergantung kesepakatan warga desa. Rasulan biasanya diawali dengan kegiatan kerja bakti membersihkan dan memperindah desa, beberapa perlombaan juga diselenggarakan untuk menyemarakkan acara seperti lomba sepak bola, voli, dan olahraga lainnya.
Di Kalurahan Purwodadi sendiri terdapat beberapa Rasul yakni:
- Rasul Winangun Jatuh Pada Hari Rabu Legi yang dilakukan oleh 9 padukuhan yakni Pringsanggar, Cakbohol, Winangun, Ngandong, Cepogo, Duwet, Kotekan, Ngande ande, Dan Wuluh.
- Rasul Gesing Jatuh Pada Hari Senin Pahing yang dilakukan oleh 2 padukuhan yakni Gesing 1 dan Gesing 2
- Rasul Gerotan Jatuh Pada Hari Senin Legi yang dilakukan oleh 4 padukuhan yakni Brongkol, Kenis, Jimatan dan Gerotan
- Rasul Danggolo Jatuh Pada Hari Rabu Legi yang dilakukan oleh 2 padukuhan yakni Danggolo dan Luwengombo
- Rasul Sureng Jatuh Pada Hari Rabu Legi yang dilakukan oleh 2 padukuhan yakni Sureng 1 dan Sureng 2
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
GENDING DUMADHINING PURWODADI
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









